• smkn2bgr@yahoo.com
  • (0251) 8652085
Berita
Berita Sekolah
Penerimaan Peserta Didik Baru Provinsi Jawa Barat Tahun 2018

Untuk jadwal kegiatan PPDB jawa barat tahun 2018 secara garis besar dibagi menjadi 2 kegiatan antara lain adalah sebagai berikut :

Jadwal PPDB Jalur KETM, PMG, WPS, ABK dan Prestasi

  • Pendaftaran
    Dilaksanakan pada tanggal 4 Juni – 8 Juni 2018 (Senin – Jum’at)
  • Verifikasi / Uji Kompetensi
    Dilaksanakan pada tanggal 25, 26, dan 28 Juni 2018 (Senin – Kamis)
  • Pengumuman
    Dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2018 (Sabtu)
  • Daftar Ulang
    Dilaksanakan pada tanggal 2 Juli – 4 Juli 2018 (Senin – Rabu)

Adapun di bawah ini merupakan jadwal  jeda pada saat pelaksanaan proses seleksi jalur KETM, PMG, WPS, ABK dan Prestasi

  • Libur Idul Fitri
    Dari mulai tanggal 10 Juni – 24 juni 2018 (Berdasarkan kalender akademik)
  • Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)
    Dimulai pada tanggal 27 Juni 2018

 

Jadwal PPDB Jalur NHUN

  • Pendaftaran
    Dilaksanakan pada tanggal 5, 6, 7, 9, 10 Juli 2018 (Kamis, Jum’at, Sabtu, Senin, Selasa)
  • Seleksi
    Dilaksanakan pada tanggal 5, 6, 7, 9, 10 Juli 2018
  • Pengumuman
    Dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2018 (Kamis)
  • Daftar Ulang
    Dilaksanakan pada tanggal 13 Juli – 14 Juli 2018 (Jum’at – Sabtu)

Sedangkan untuk jadwal kegiatan lainnya adalah sebagai berikut :

  • H.1 Tahun pelajaran 2018/2019
    Dimulai pada tanggal 16 Juli 2018 (Senin)
  • MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah)
    Dimulai dari tanggal 16 Juli – 18 Juli 2018 (Senin – Rabu)

Secara singkat dokumen persyaratan pendaftaran PPDB Jawa Barat Tahun 2018 yang harus di siapkan oleh calon peserta didik antara lain adalah berikut :

Dokumen Persyaratan Umum

  1. Fotocopy Akta Kelahiran
  2. Fotocopy Ijazah
  3. Fotocopy SHUN
  4. Fotocopy Kartu Keluarga
  5. Fotocopy KTP Orang Tua
  6. Surat Kelakuan Baik
  7. Surat tanggung jawab mutlak orang tua
  8. Pas foto (hitam putih) siswa ukuran 4x6cm sebanyak 3 lembar
  9. *Dokumen khusus sesuai dengan jalur yang ditempuh

Catatan :

SHUN tidak dipersyaratkan bagi calon peserta didik ABK atau Calon peserta didik lulusan sistem pendidikan di luar negeri

Dokumen asli dari dokumen yang di fotocopy disertakan untuk dilakukan verifikasi oleh panitia pendaftaran di satuan pendidikan atau cabang dinas yang dituju.

Selanjutnya pendaftar yang telah selesai melakukan pendaftaran akan menerima surat tanda bukti pendaftaran dari panitia PPDB di masing masing satuan pendidikan atau cabang dinas yang dituju.

Dokumen dari surat tanda bukti pendaftaran yang di terima dari satuan pendidikan atau cabang dinas yang dituju dapat digunakan untuk melakukan pengecekan status calon peserta didik langsung pada sistem website ppdb jawa barat tahun 2018 dengan memasukkan nama atau NIK sesuai dengan dokumen pendaftaran di kolom pencarian sistem.

Dokumen Persyaratan Khusus

  1. Surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari keluarahan, atau kartu keluarga sejahtera (KKS) atau kartu Indonesia pintar (KIP) atau kartu Indonesia sehat (KIS) bagi calon peserta didik jalur KETM
  2. Data hasil diagnosa / assesment psikolog atau pakar dari perguruan tinggi layanan khusus atau pusat dukungan (Resource Center) atau kelompok kerja inklusi bagi calon peserta didik berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas
  3. Surat keterangan dari pimpinan tempat bertugas orang tua berupa sertifikat pendidik, SK Pengangkatan pertama, SK Pembagian tugas mengajar/membimbing/membina, bagi calon peserta didik jalur penghargaan maslahat guru (PMG)
  4. Kartu keluarga yang menunjukan calon peserta didik telah menetap pada tempat domisili sekurang-kurangnya selama 6 bulan bagi calon peserta didik jalur warga penduduk setempat (WPS)
  5. Piagam/Sertifikat yang dilegalisasi pihak kejuaraan, atau Piala/Medali dengan surat keterangan dari panitia atau pihak berwenang bagi calon peserta didik jalur prestasi

Demikianlah penjelasan secara singkat dokumen persyaratan yang dibutuhkan pada saat melakukan pendaftaran calon peserta didik PPDB Jawa Barat tahun 2018.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, jalur pendaftaran untuk PPDB Jawa Barat baik jenjang SMA dan SMK tahun ajaran 2018/2019 mengalami beberapa perubahan. Jika tahun sebelumnya PPDB Jawa Barat secara garis besar di bagi menjadi 2 yaitu jalur akademis dan jalur non-akademis, maka untuk tahun ini jalur PPDB Jawa Barat di bagi menjadi beberapa jalur diantaranya :

Jalur KETM (Keluarga Ekonomi Tidak Mampu)

Jalur ini disediakan bagi calon peserta didik yang kondisi keluarganya tidak mampu dalam hal finansial untuk menyekolahkan anaknya. Jalur ini menjadi solusi bagi mereka yang memiliki kemauan untuk sekolah namun terbentur pada faktor finansial. Adapun seleksi pada jalur ini menggunakan seleksi jarak serta beberapa persyaratan dokumen lain yang dibutuhkan diantara nya mereka yang memiliki surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan, kartu keluarga sejahtera (KKS) dan lain sebagainya.

Jalur PMG (Penghargaan Maslahat bagi Guru) dan Jalur ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) / Disabilitas

Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik putera puteri guru yang mendapat penghargaan maslahat berupa kemudahan mendapatkan pendidikan bagi putera puterinya, dengan  kriteria sebagaimana dipersyaratkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, yaitu :

  1. Memiliki sertifikat pendidik
  2. Memiliki kesesuaian antara latar belakang pendidikan dengan mata pelajaran yang diampu
  3. Jumlah Beban Mengajar Minimal 24 Jam Pelajaran
  4. Berusia tidak lebih dari 60 tahun

Sedangkan untuk jalur ABK diperuntukkan bagi calon peserta didik berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas yang memiliki keinginan kuat untuk sekolah di sekolah pilihannya.

Jalur WPS (Warga Penduduk Setempat)

Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik dari warga penduduk setempat di sekitar lingkungan sekolah, jalur ini baru diperkenalkan pada PPDB Jawa Barat tahun ini dengan tujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat di sekitar sekolah yang tidak memenuhi kriteria jalur lainnya. Adapun penilaian jalur WPS ini murni berdasarkan jarak dari rumah calon peserta didik ke sekolah tujuan. Semakin dekat rumah calon peserta didik dengan sekolah tujuan, maka akan semakin besar kesempatan peserta didik tersebut untuk diterima pada sekolah pilihannya.

Hal ini juga didukung oleh peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan, bahwa seleksi yang utama yaitu berdasarkan jarak.

Jalur Prestasi (Prestasi / Bakat Istimewa pada bidang Akademik maupun Non Akademik)

Jalur ini diperuntukkan sebagai penghargaan bagi calon peserta didik yang memiliki prestasi akademik atau non akademik. Jalur Prestasi atau bakat istimewa pada bidang  akademik atau non akademik  yang dimiliki calon peserta didik dari berbagai kejuaraan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, olah raga, pramuka, paskibra, Palang Merah Remaja, keagamaan, kreativitas, terutama kejuaraan yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kementrian Agama.

Jalur NHUN (Nilai Hasil Ujian Nasional)

Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memilih seleksi PPDB dengan menggunakan nilai hasil ujian nasional. Adapun jalur ini tidak diberlakukan bagi calon peserta didik untuk SLB.

Demikianlah penjelasan secara singkat seputar jalur PPDB Jawa Barat tahun 2018. Adapun informasi jadwal, proses seleksi PPDB, dan lain lain di jelaskan pada artikel lainnya.

Berikut ini penjelasan seputar proses seleksi pada masing masing jalur pendaftaran untuk jenjang SMK PPDB Jawa Barat Tahun 2018. Adapun proses secara global nya adalah sama seperti pada jenjang SMA yaitu :

  1. Siswa datang ke sekolah tujuan untuk menyerahkan berkas pendaftaran
  2. Data calon peserta didik yang telah diverifikasi (di cek oleh bagian pendaftaran), di-input dan di-upload oleh operator  satuan  pendidikan atau cabang dinas pendidikan wilayah ke dalam sistem aplikasi PPDB

Informasi tambahan lainnya untuk proses seleksi Jalur PPDB bagi calon peserta didik dari jalur KETM, penghargaan maslahat bagi guru (PMG), warga penduduk setempat (WPS) serta jalur prestasi pada SMK dilakukan melalui proses seleksi berdasarkan :

  1. Jarak terdekat
  2. Verifikasi persyaratan umum dan dokumen sesuai kekhususannya (masing masing jalur pendaftaran)
  3. Hasil uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat sesuai program/kompetensi keakhlian yang dipilih.

Adapun selanjutnya proses seleksi untuk jenjang pendidikan SMK adalah sebagai berikut :

Jalur KETM (Keluarga Ekonomi Tidak Mampu)

Untuk proses seleksi pada jalur KETM, tahapannya adalah sebagai berikut :

  1. Jika pada batas kuota terdapat beberapa calon peserta didik yang memiliki nilai akhir  sama, pemeringkatan selanjutnya dilakukan berdasarkan total nilai UN dan mata pelajaran calon peserta didik.
  2. Jika hasil pemeringkatan berdasarkan total nilai UN dan mata pelajaran masih sama, selanjutnya diperingkat berdasarkan jumlah dokumen bukti ketidakmampuan yang dimiliki calon peserta didik
  3. Calon peserta didik yang tidak lolos, berada di posisi  luar batas kuota pada hasil pemeringkatan, akan dilimpahkan ke satuan pendidikan negeri atau swasta terdekat lain yang belum memenuhi kuota

Jalur PMG (Penghargaan Maslahat bagi Guru) dan Jalur ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) / Disabilitas

Untuk proses seleksi pada jalur PMG, tahapannya adalah sebagai berikut :

  1. Jika pada batas kuota terdapat beberapa calon peserta didik yang memiliki nilai akhir yang sama, selanjutnya dilakukan pemeringkatan berdasarkan total nilai UN dan mata pelajaran calon peserta didik
  2. Jika berdasarkan pemeringkatan total nilai UN dan mata pelajaran masih sama, pemeringkatan selanjutnya dilakukan berdasarkan masa kerja orang tua siswa sebagai guru
  3. Hasil pemeringkatan data calon peserta didik hingga batas kuota (hasil seleksi) merupakan seluruh calon peserta didik yang diterima pada seleksi PPDB jalur penghargaan maslahat bagi guru
  4. Calon peserta didik yang tidak lolos, berada di posisi  luar batas kuota pada hasil pemeringkatan dapat mendaftar kembali  pada jalur NHUN.

Jalur WPS (Warga Penduduk Setempat)

Untuk proses seleksi pada jalur WPS, tahapannya adalah sebagai berikut :

  1. Jika pada batas kuota terdapat beberapa calon peserta didik yang memiliki nilai yang sama, selanjutnya dilakukan pemeringkatan berdasarkan total nilai UN dan mata pelajaran calon peserta didik.
  2. Jika pemeringkatan berdasarkan total nilai UN dan mata pelajaran masih sama, pemeringkatan selanjutnya berdasarkan lama menetap pada KK.
  3. Calon peserta didik yang tidak lolos, berada di posisi  luar batas kuota pada hasil pemeringkatan dapat mendaftar kembali  pada jalur NHUN

Jalur Prestasi (Prestasi / Bakat Istimewa pada bidang Akademik maupun Non Akademik)

Untuk proses seleksi pada jalur Prestasi, tahapannya adalah sebagai berikut :

  1. Data kepemilikan bukti prestasi berupa piagam atau sertifikat atau medali atau piala dari kejuaraan di-skor (dilakukan penilaian secara sistem)  berdasarkan tingkat kejuaraan dan tingkat wilayah penyelenggaraan kejuaraan
  2. Dilakukan uji kompetensi prestasi oleh  satuan  pendidikan yang dituju
  3. Satuan  pendidikan melaksanakan tes minat dan bakat sesuai program keahlian/ kompetensi keahlian
  4. Proses seleksi dilakukan melalui pemeringkatan oleh sistem IT berdasarkan skor prestasi setelah mempertimbangkan hasil tes minat dan bakat
  5. Hasil pemeringkatan calon peserta didik hingga batas kuota (hasil seleksi) merupakan seluruh calon peserta didik yang diterima.
  6. Calon peserta didik yang tidak lolos, berada di posisi  luar batas kuota pada hasil pemeringkatan dapat mendaftar kembali  pada jalur NHUN.

Jalur NHUN (Nilai Hasil Ujian Nasional)

Untuk proses seleksi pada jalur NHUN, tahapannya adalah sebagai berikut :

  1. Verifikasi dokumen persyaratan umum
  2. Hasil uji kompetensi dan atau tes minat dan bakat sesuai program/kompetensi keahlian yang dipilih.
  3. Nilai Hasil Ujian Nasional

Adapun proses lanjutan untuk seleksi jalur NHUN jenjang pendidikan SMK antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Nilai hasil ujian nasional calon peserta didik diperingkat dari urutan teratas calon peserta didik sampai dengan jumlah sesuai kuota
  2. Hasil pemeringkatan NHUN beserta hasil tes minat dan bakat calon peserta didik hingga batas kuota (hasil seleksi) merupakan seluruh calon peserta didik yang diterima.
  3. Calon peserta didik yang tidak lolos seleksi pada satuan pendidikan pilihan ke-1, diseleksi di  pilihan  kedua. Jika pada pilihan ke dua masih tidak lolos, maka selanjutnya diseleksi di  pilihan terakhir.
  4. Jika pada batas akhir daya tampung terdapat nilai akhir yang sama, maka selanjutnya dilakukan pemeringkatan berdasarkan nilai NHUN mata pelajaran, secara berurutan :
    • Bahasa Indonesia (1)
    • Bahasa Inggris (2)
    • Matematika (3)
    • Ilmu Pengetahuan Alam (4)

Demikianlah penjelasan detail seputar proses seleksi dari masing masing jalur pendaftaran PPDB Jawa Barat Tahun 2018 jenjang pendidikan SMK.


Baca Juga Berita berikut

Berita Terbaru

LOMBA MARS SMK NASIONAL - SMK NEGERI 2 KOTA BOGOR
30 Oktober 2018